Menakar Prospek LTE Telkomsel di Era Mobile Broadband (2)

25May10
Selasa, 25 Mei 2010

Oleh: EFRIE CHRISTIANTO
(Wartawan HU Galamedia)
SELURUH upaya ini dilakukan untuk mendukung perkembangan layanan mobile broadband ke depan yang sangat membutuhkan bandwith besar, seperti data kecepatan tinggi hingga 150 Mbps (downlink) dan 50 Mbps (uplink) untuk mendukung high definition streaming video, Voice over Internet Protocol (VoIP), dan aplikasi-aplikasi lain yang membutuhkan data kecepatan tinggi. Uji coba teknologi LTE ini merupakan bagian dari rangkaian upaya Telkomsel dalam mengimplementasikan pengembangan road map teknologi seluler ke tingkat yang lebih tinggi.

Ke depannya LTE diprediksi akan membawa perubahan industri telekomunikasi yang cukup signifikan, di mana pada era LTE perkembangan layanan berbasis data akan semakin pesat, seiring dengan peningkatan kemampuan teknologi akses tersebut. Perkembangan layanan berbasis data juga ditentukan oleh berbagai aplikasi/service layer, seperti teknologi IMS, Service Delivery Platform (SDP), dan Cloud Computing. Harus diakui, kebutuhan akan layanan internet berkecepatan tinggi sudah tidak dapat disangkal lagi. Apalagi pengguna broadband internet di Indonesia sepanjang tahun 2009 lalu, mengalami peningkatan lebih dari 60%. Sangat wajar bila kemudian pengguna internet di Indonesia menginginkan adanya kesiapan yang lebih dari para penyedia layanan –termasuk jaringannya– untuk memberikan layanan terbaik. Sebab memang pasar broadband internet di Indonesia sangat menjanjikan.

Sangat disayangkan bila pasar potensial ini tidak tergarap dengan baik oleh para provider services maupun networks. Sebab itu Telkomsel terlihat sangat serius membidik pasar ini, sebab LTE sebagai mobile internet acces menawarkan berbagai keuntungan untuk perorangan maupun bisnis. Keseriusan Telkomsel pada layanan berbasis mobile broadband LTE ini, paling tidak diakui Dirut Telkomsel, Sarwoto Atmosutarno.

Hal tersebut, menurut Sarwoto, dipicu oleh pesatnya pertumbuhan jumlah pelanggan mobile broadband yang meningkat 700% menjadi 6,1 juta pelanggan dibanding jumlah di awal tahun 2009 yang hanya sekitar 200 ribu pelanggan. Terkait hal itu, untuk tahun ini Telkomsel menargetkan sekitar 24 kota besar di Indonesia dapat menikmati full coverage layanan berbasis mobile broadband LTE.

Untuk mendukung mutu layanan di tahun ini, tak tanggung-tanggung Telkomsel menginvestasikan sekitar Rp 13 triliun guna memperluas coverage, peningkatan kapasitas dan kualitas jaringan, serta mengimplementasikan LTE. Sebanyak 10% di antaranya atau sekitar Rp 1,3 triliun dari total dana investasi, akan dialokasikan khusus untuk layanan broadband, termasuk infrastruktur dan pengembangan layanannya.

Dengan kucuran dana cukup besar itu, paling tidak keinginan untuk mengimplementasikan LTE, akan menjadi lebih mudah. Meski harus diakui, untuk menuju ke LTE, bukan hanya infrastruktur yang harus disempurnakan, tetapi juga kesiapan terminal atau perangkat bergerak yang akan digunakan. Harus pula diakui, tumpuan yang terlalu besar pada LTE bisa mengurangi kenyamanan pemakainya.

Namun tetap saja, harapan jaringan seluler dengan LTE menjadi sangat besar. Apalagi mengingat teknologi pita lebar pesaingnya, yaitu WiMAX, hingga kini masih tertatih-tatih pelaksanaannya, begitu pun dengan WiFi yang terkesan kurang begitu berkembang. Selama ini banyak aplikasi besar yang tidak bisa, atau sulit dijalankan melalui jaringan seluler.

Seringkali terjadi, kendati aplikasi itu bisa dijalankan, namun terkendala dalam pelaksanaannya. Misalnya aplikasi video HD streaming, game online, upload foto dan video dengan kecepatan tinggi. Dengan teknologi LTE yang berbasis mobile broadband, semuanya sangat dimungkinkan untuk dicarikan jalan keluarnya.

Telkomsel yang selalu siap memandu industri telekomunikasi seluler di Indonesia, melihat hal itu sebagai tantangan sekaligus peluang menghadapi perkembangan evolusi teknologi terkini. Tentu saja bila semua itu berjalan sesuai dengan skenario, upaya tersebut akan menjadi babak baru bagi bisnis pertelekomunikasian di Tanah Air.

Tak gampang memang bagi Telkomsel untuk mengimplementasikan secara utuh LTE di era mobile broadband seperti sekarang ini. Sebab banyak persoalan yang akan menyertai keinginan tersebut. Namun paling tidak Telkomsel sudah memulainya dan siap mengimplementasikannya bagi kepentingan bisnis. Sekarang tinggal menunggu bagaimana regulasi yang nantinya akan diberlakukan pemerintah terkait LTE tersebut. (tamat)**

sumber : klik-galamedia.com
Share


No Responses Yet to “Menakar Prospek LTE Telkomsel di Era Mobile Broadband (2)”

  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: