Banyak Cara Menggenjot VAS Fitur Berbasis MMS Masih Menarik Untuk Digarap

05Jun10
Tech Info Sat, 05 Jun 2010 10:16:00 WIB

Bagi kalangan operator, layanan nilai tambah (value added service/VAS) merupakan pos pemasukan yang sangat menarik untuk digarap agar tidak hanya mengandalkan pendapatan dari trafik SMS dan suara.

Bentuknya bermacam-macam, mulai dari beragam aplikasi, fasilitas download lagu, nada panggil (ring back tone), hingga fitur bertransaksi menggunakan ponsel.

Masing-masing operator terus berlomba menawarkan VAS yang menarik konsumen. Hasilnya, periuk bisnis yang tersedia di industri seluler ikut tumbuh dan melibatkan berbagai pihak ketiga, terutama para pengembang aplikasi dan penyedia konten.

Tentu saja konsumen juga semakin diuntungkan dengan beragam pilihan layanan.

Seiring dengan meningkatnya kecepatan bandwidth dan menjamurnya populasi ponsel cerdas (smart phone), fitur layanan nilai tambah yang ditawarkan industri seluler ikut tumbuh pesat, sebagian besar sudah berbasis mobile Internet.

Meski begitu, pangsa pengguna smartphone sebetulnya relatif masih sangat kecil jika dibandingkan dengan populasi ponsel kelas menengah. Tentulah operator juga tidak ingin melupakan segmen ini, salah satunya adalah seperti yang sedang dilakukan XL Axiata. Operator tersebut merilis dua jenis layanan konten berita, yaitu berita bola dan berita umum.

Berita bola sudah diluncurkan awal bulan ini. Tentu saja, fitur ini digeber untuk memanfaatkan momentum demam Piala Dunia. Sementara itu, berita umum baru akan dikeluarkan awal pekan depan.

“Bagi yang sudah menggunakan smartphone seperti BlackBerry, mengakses berita melalui ponsel tentu sudah tidak masalah lagi. Tetapi bagaimana bagi yang belum mempunyai ponsel sekelas itu,” ujar Budi Harjono, Head of Mobile Data Services XL Axiata, kemarin.

Menurut catatan operator itu, pelanggan XL yang memiliki handset berkemampuan akses GPRS mencapai 16,6 juta pelanggan, lebih dari separuh dari total pelanggan XL. Meski demikian, yang menggunakannya untuk akses Internet sebanyak 13,5 juta pelanggan.XL menggandeng vendor asal China Huawei untuk menggelar layanan ini.

“Kami tentu terbuka untuk bekerja sama dengan penyedia konten lain untuk menyediakan lebih banyak pilihan ragam berita, jadi nantinya tidak cuma berita umum dan bola yang tersedia,” paparnya.

Bagaimana cara menikmati layanan ini? Cukup dengan menggunakan ponsel jenis apa pun, asalkan dapat terkoneksi dengan GPRS, pelanggan tinggal berlangganan Rp3.300 per minggu, lalu setiap pagi akan menerima 10 halaman berita dan foto dalam bentuk MMS yang dapat dibuka langsung oleh pelanggan tanpa dikenakan biaya apa-apa lagi.

MMS lebih menarik

Hindra Irawan, Head of VAS & SDP Solutions PT Ericsson Indonesia berpendapat MMS dapat menjadi layanan nilai tambah yang lebih menarik dibandingkan SMS asalkan berbagai hambatan dapat dihilangkan.

Hambatan itu, papar Hindra, MMS dianggap lebih mahal dibandingkan SMS, ini karena penarifan MMS tidak mudah dimengerti konsumen. “Konsumen belum dapat membayangkan tarif Rp per kilobyte dibandingkan Rp per SMS,” ujarnya kepada Bisnis kemarin,

Dia menambahkan setting MMS juga tidak mudah dibandingkan SMS yang tidak lagi membutuhkan setting. Di Indonesia MMS masih membutuhkan setting. Adapun terminal atau ponsel di konsumen sudah lagi bukan hambatan karena di tingkat pemula atau low end pun ponsel berkamera sudah mampu menerima MMS.

Hindra memperkirakan selama hambatan itu dapat dihilangkan sehingga menerima MMS menjadi sama mudahnya dengan SMS maka MMS memiliki potensi besar dan menjadi layanan nilai tambah yang lebih menarik.

Ericsson, tuturnya, memiliki solusi automatic device configuration yang memudahkan operator dan sejumlah operator sudah menggunakannya dan mereka tinggal menyempurnakannya. Dengan solusi itu, maka ketika kartu SIMcard masuk ke dalam ponsel pelanggan, maka setting GPRS, MMS dan lainnya dapat langsung terkirim otomatis sehingga memudahkan akses.

Sebelumnya, Vice President Digital Music & Content Management Telkomsel Krish Pribadi mengatakan Telkomsel memiliki strategi menyajikan konten tersebut sebagai strategi retensi mengikat loyalitas pelanggan.

Secara terperinci, tuturnya, konten berjenis SMS informasi dan kuis adalah yang paling banyak dipilih pelanggan Telkomsel, sedangkan konten video belum begitu diminati.

Dia memberikan contoh nomor menu browser akses *465# untuk mengakses layanan konten Dunia Bola Telkomsel sebagai wahana meramaikan Piala Dunia 2010 di samping menggelar promo paket ponsel bola dan co-branding sepakbola.

“Kami menyediakan SMS informasi di empat liga di antaranya liga Inggris, Spanyol, Italia termasuk informasi pemain-pemain bola dunia secara historis. Menariknya, animo mengakses konten sepak bola terus tumbuh dengan pertumbuhan 10%-15% dibandingkan konten-konten lainnya,” ujarnya.

Jajang Munajat, General Manager Value Added Service & Device Customization PT Telkomsel mengatakan layanan VAS berbasis SMS memberi kemudahan.

Dia memberi contoh VAS SMS translator hasil kerja sama Telkomsel dengan Google yang didukung sistem integrator. Untuk kategori VAS baru, di awal peluncurannya Vas itu sudah menangani rata-rata 5.000 SMS translator per jam di Indonesia.

Layanan penerjemahan bahasa melalui SMS itu lebih dari sekadar kamus digital karena mampu menerjemahkan kalimat itu menggunakan software yang disediakan oleh Google Translate. SMS Translator yang menggunakan nomor browser 4662 itu diklaim memperkaya ragam layanan SMS Telkomsel lainnya.

Tahun lalu, misalnya, Telkomsel meluncurkan SMS PRO, yakni layanan SMS yang memberikan kemudahan dalam mengatur komunikasi SMS pelanggan.

SMS PRO terdiri dari SMS Auto Reply (bisa menjawab pesan secara otomatis layaknya e-mail), SMS Divert (mengalihkan SMS yang masuk ke nomor lain), SMS Copy (mengalihkan SMS ke nomor lain dan mendapat copy-nya), SMS Blacklist (memblok SMS dari nomor yang tidak diinginkan), dan SMS Whitelist (hanya menerima SMS dari 10 nomor yang diinginkan). Kini lebih dari 200.000 pelanggan telah menikmati layanan SMS PRO.

Hingga akhir April 2010, Telkomsel telah menghadirkan lebih dari 10.000 jenis layanan konten hasil kerja sama dengan lebih dari 150 mitra content provider. Setiap harinya rata-rata sekitar 1 juta pelanggan menikmati berbagai layanan konten, seperti: musik, games, ringtones, truetones, wallpaper, dan lain-lain.

Telkomsel telah dipercaya lebih dari 45 juta pelanggan wanita atau sekitar 55% dari total pelanggan Telkomsel.

Sumber: Bisnis Indonesia


No Responses Yet to “Banyak Cara Menggenjot VAS Fitur Berbasis MMS Masih Menarik Untuk Digarap”

  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: