Menyatukan Negeri, Membuka Jendela Dunia

07Jun10

Senin, 7 Juni 2010

Solusi inovatif berbasis kecanggihan teknologi informasi (IT) dan jaringan luas yang menjadi kebutuhan masa depan tidak lagi menjadi tantangan utama bagi operator seluler terkemuka, Telkomsel. Kini layanan terintegrasi yang dihadirkan Telkomsel telah membuktikan kemampuan rekayasa teknologi karya anak bangsa dalam menyatukan negeri kepulauan, sekaligus membuka jendela dunia.
Operator seluler kelas dunia yang dikenal paling inovatif memberikan layanan kepada seluruh pelanggannya di seantero negeri ini juga merealisasikan nilai tambah bagi pelanggannya. Selain itu, jaminan kepuasan layanan juga sebagai pilar kesuksesan selama 15 tahun pengabdiannya ini.
Tampaknya beragam inovasi yang makin dibutuhkan khalayak luas semakin memudahkan pencapaian target dari 100 juta pelanggan pada tahun 2010 ini. Beragam layanan telah dipersembahkan operator seluler kelas dunia ini seperti layanan 3G, Telkomsel Flash, BlackBerry, mobile wallet T-mobile banking, mobile advertising, iPhone 3G, iPhone3Gs, SMS translator, dan implementasi teknologi long term evolution (LTE) pertama di Indonesia.
Bagi pebisnis muda yang tengah merintis bisnis biro perjalanan domestik dan internasional, Hendri Irawan (38) mengakui, beragam inovasi layanan teknologi komunikasi Telkomsel telah memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam pengembangan bisnisnya.
Selain kelancaran komunikasi dengan mitra di berbagai daerah dan mancanegara, dirinya juga dimanjakan dengan kemudahan dalam bertransaksi bisnis secara realtime. Bahkan informasi perkembangan global, yang menjadi referensi penting bagi pengembangan bisnisnya itu, dengan mudah dapat terpenuhi hanya dengan mengoperasikan kecanggihan layanan suara (voice) dan data di telepon genggam (handphone) yang dimilikinya.
“Bukan kebetulan kalau layanan yang disediakan ini sebagai alat memonitor dan mengendalikan bisnis yang memang memanfaatkan perbedaan wilayah atau saling berjauhan ini,” ujar pebisnis yang telah membuka kantor cabang biro perjalanan di sejumlah daerah ini.
Keuntungan lain juga didapatkan dari visi operator seluler yang melayani wilayah perairan Indonesia melalui penggelaran jaringan telekomunikasi di 15 kapal Pelni.
Implementasi inovasi teknologi Global System for Mobile (GSM) berbasis Internet Protocol (IP) di kapal Pelni tersebut justru menjadi daya tarik tersendiri bagi bisnis biro perjalanan yang dirintisnya serta mendatangkan keuntungan.
Sebab, penjualan tiket perjalanan jalur transportasi laut ikut terdongkrak naik. “Keuntungan nyata itu kami rasakan. Usaha kami semakin cerah dan wilayah perairan Nusantara terjamah kemajuan IT,” tuturnya.
Kini masyarakat dapat menikmati kenyamanan berkomunikasi di sepanjang jalur laut Pelni dari Sabang hingga Merauke. Layanan komunikasi itu merupakan bagian dari program Telkomsel Merah Putih, yakni menembus daerah pedesaan, industri terpencil, pengeboran lepas pantai, hutan, puncak bukit, dan bahari yang telah dilaksanakan sejak Juni 2008.
Dengan penerapan inovasi solusi komunikasi jalur transportasi laut ini, maka Telkomsel menjadi satu-satunya operator seluler yang melayani wilayah perairan Indonesia melalui penggelaran jaringan telekomunikasi di 15 kapal Pelni. “Inovasi dan terobosan ini upaya menyatukan negeri, bukan bisnis semata. Bagi sebagian masyarakat di wilayah kepulauan terluar, hal ini sebuah `kemerdekaan’ baru. Karena ada sebagian rakyat yang sudah menunggu hampir 50 tahun untuk bisa menelepon dan keluar dari keterisolasian,” ucap seorang pehobi petualangan ini.
Jaminan kepuasan atas inovasi tiada henti dari Telkomsel juga disampaikan pelanggan lainnya, Irvan, yang bekerja di salah satu perusahaan migas yang beroperasi di Indonesia. Ia mengaku sangat kaget begitu mengetahui adanya layanan roaming data unlimited bagi pelanggan Telkomsel saat berada di luar negeri. Betapa tidak, jutaan pelanggan seluler bisa menikmati layanan data, akses internet, dan BlackBerry sepuasnya saat sedang bepergian ke luar negeri.
“Ini terobosan luar biasa, dengan satu layanan tanpa batas ini menjadikan segala sesuatunya menjadi sangat mudah. Kita terlayani hingga di negeri orang dengan tarif hemat,” ujarnya.
Pelopor Kemajuan
Menurut dia, kepekaan dan kemampuan memenuhi kebutuhan pelanggan seiring dengan kemajuan teknologi telah menempatkan Telkomsel sebagai “sang pelopor” pasar telekomunikasi selama 15 tahun terakhir. Beragam inovasi yang berpihak pada pelanggan menjadikan Telkomsel yang sudah didukung kekuatan lebih dari 32.000 stasiun utama pemancar telekomunikasi (base transceiver station/BTS) hingga pelosok negeri.
Pengabdian dan dedikasi untuk kemajuan bangsa tidak pernah surut. Bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional lalu, Telkomsel secara resmi melakukan kick off program Universal Service Obligation (USO), yaitu penggelaran akses telekomunikasi dan informatika di 25.000 desa terpencil dan pengembangan jaringan seluler di pulau-pulau terluar di daerah perbatasan negara.
“Sampai saat ini, hampir seluruh desa yang termasuk program USO telah dapat menikmati akses telekomunikasi yang digelar Telkomsel. Operator juga menambahkan manfaat program USO ini dengan menghadirkan layanan Pusat Telekomunikasi dan Informasi Pedesaan (Pusyanti), Portal Lumbung Desa, dan Desa Pintar yang dilengkapi komputer dan layanan internet kecepatan tinggi,” kata Dirut Telkomsel Sarwoto Atmosutarno, beberapa waktu lalu.
Kedua layanan tersebut akan mampu mengikis kesenjangan informasi antara mereka yang tinggal di pedesaan dan di perkotaan. Sebagai solusi komunikasi bagi daerah-daerah terpencil di negara kepulauan seperti Indonesia, Telkomsel juga menciptakan inovasi BTS Pico via VSAT-IP berbasis teknologi seluler berkonsep Remote Solution System pertama di dunia. Inovasi sumber energi alternatif untuk BTS dengan pasokan energi (power supply) ini memanfaatkan tenaga surya (solar cell), tenaga air (micro hydro), dan tenaga angin sehingga tidak lagi menjadi halangan bagi mereka yang ingin berkomunikasi di wilayah terpencil.
“Dengan melakukan penggelaran program USO hingga ke pelosok negeri, kami harapkan layanan Telkomsel dapat menjangkau seluruh wilayah populasi Indonesia, sehingga ke depannya, Negara Kesatuan Republik Indonesia benar-benar terajut indah dengan adanya jaringan komunikasi,” tuturnya. (Abdul Choir)
sumber : suarakarya-online.com


No Responses Yet to “Menyatukan Negeri, Membuka Jendela Dunia”

  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: