Kualitas jaringan operator seluler dikritisi

08Jun10

wa

Tuesday, 08 June 2010 06:33 PDF Print E-mail
Warta Medan
WASPADA ONLINE

(okezone.com)

MEDAN – Sejumlah anggota DPRD Sumut mengkritisi buruknya kualitas jaringan operator seluler di Sumut akhir-akhir ini.  Mereka mengaku kecewa karena banyak masyarakat pengguna seluler  mengeluh akibat terputus-putusnya sambungan telefon saat berkomunikasi.

Kritikan tersebut disampaikan anggota Komisi D bidang pembangunan DPRD Sumut, Tunggul Siagian, pagi ini.

Menurut Tunggul Siagian, dengan buruknya kualitas jaringan yang disedikan operator seluler baik PT Telkomsel, PT XL maupun PT Indosat menjadi beban psikologis bagi masyarakat pengguna jasa.

“Hubungan bisnis maupun hubungan keluarga bisa terganggu, karena saat berbicara tiba-tiba terputus. Ini akibat kualitas jaringan operator sangat buruk,” ujar Tunggul.

Di satu sisi, katanya, perkembangan jaringan operator di Sumut cukup menggembirakan. Karena hampir seluruh desa sudah memiliki jaringan. Tetapi karena tidak disertai dengan kualitas jaringan yang baik, sehingga sangat mengecewakan masyarakat.

Padahal, tambahnya, sudah sangat banyak uang rakyat Sumut yang disedot negara luar selaku pemegang saham terbesar PT Telkomsel, PT XL maupun Indosat.

“Sudah bermilyar-milyar uang masyarakat yang diambil, bahkan mungkin lebih banyak yang diambil ketimbang yang ditinggalkan di Sumut,” tambahnya

Karena itu, Komisi D minta CSR (Corporate Sosial Responsibility) dari setiap perusahaan operator seluler lebih ditingkatkan jumlahnya dan penyalurannya lebih tersosialisasi agar masyarakat mengetahui bahwa perusahaan operator memberikan bantuan.

Anggota Komisi D lainnya, Restu Kurnia Sarumaha, menyoroti penempatan billboard operator seluler yang mengganggu keindahan kota.

“Billboard yang ditampilkan perusahaan operator seluler sudah saatnya ditertibkan dan ditampilkan dengan latarbelakang promosi pariwisata Sumut, ketimbang gambar artis atau binatang monyet,” ujar Restu.

Menanggapi itu, perwakilan perusahaan operator seluler Rizaldi Gultom, menyebutkan terganggunya jaringan akibat efek  dari kebutuhan costumer meningkat dan perang tarif murah.

Namun demikian, menurut mereka, perusahaan operator tetap berusaha meningkatkan kebutuhan pokok, seperti jaringan yang luas, kualitas jaringan, fasilitas produk yang lengkap, kenyamanan pelayanan purna jual dan tarif yang wajar.Editor: SATRIADI TANJUNG

sumber : waspada.co.id



No Responses Yet to “Kualitas jaringan operator seluler dikritisi”

  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: