Telkomsel Pelopori Teknologi BTS Ramah Lingungan di Asia

22Jun10

Yang Tersisa dari CommunicAsia2010 Summit

SEBAGAI operator selular yang mengoperasikan base transceiver station (BTS) ramah lingkungan (BTS Go Green) terbanyak di Asia, Telkomsel mengikutsertakan perwakilan beberapa media dari Indonesia untuk menyaksikan secara langsung teknologi Go Green terkini yang diterapkan oleh negara-negara di Asia.

CommunicAsia yang digelar tanggal 15-18 Juni 2010 lalu berisi pameran berbagai penerapan Teknologi terkini yang diterapkan oleh masing-masing negara, di samping berbagai acara menarik. Di antaranya workshop dengan tema Profitability & New Revenue Opportunities With Green. Dalam eksibisi tersebut dipamerkan pula tehnologi fuel cell untuk BTS  ramah lingkungan dengan cost lebih murah.
“Penggunaan sumber energi alternatif kini menjadi salah satu upaya yang dilakukan operator selular untuk menjamin ketersediaan power supply yang dibutuhkan untuk mengoperasikan BTS, terlebih lagi Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat luas dengan panjang seperdelapan bentangan dunia dan tiap wilayah memiliki variasi kontur geografi yang berbeda-beda,” jelas Manager Corporate Communications Telkomsel Pamasuka Area, Jowvy Kumala, melalui rilisnya, kemarin.
Di samping menggunakan solar cell, Telkomsel juga mengimplementasikan teknologi fuel cell dengan memanfaatkan bahan bakar hidrogen seperti di wilayah Sumatera. Keunggulan penerapan sumber energi alternatif fuel cell antara lain tidak bising karena tidak terdapat komponen bergerak.
“Juga tidak polutan atau tidak beracun dan tidak berbau karena zat buangan yang ditimbulkan adalah H2O alias unsur air, dan memiliki efisiensi proses yang jauh lebih baik dibanding dengan sistem konvensional. Teknologi yang sama juga diterapkan di Papua tepatnya di Distrik Kiwirok,” katanya.
Menyadari keterbatasan sumber energi dan mencermati tren penggunaan energi alternatif, tren teknologi dunia, serta perlunya kesadaran bersama untuk ikut melestarikan alam, Telkomsel  akan mengembangkan BTS dengan sumber energi alternatif lainnya yang sesuai dengan kondisi geografis Indonesia.
Di antaranya akan mengembangkan BTS micro hydro yang memanfaatkan aliran sungai di sekitar BTS. Selain itu, Telkomsel juga akan mengembangkan BTS yang memanfaatkan bahan bakar organik (biofuel).
“Telkomsel menghadirkan solusi yang tepat dalam hal penyediaan sarana telekomunikasi beserta power supply-nya, sehingga seluruh masyarakat hingga pelosok dapat menikmati sarana komunikasi dan terbebas dari keterisolasian. Pemanfaatan sumber energi alternatif ramah lingkungan ini juga sekaligus merupakan bentuk dukungan kami terhadap imbauan pemerintah untuk melakukan efisiensi penggunaan listrik yang kini terasa semakin langka,” lanjut Jowvy.
Saat ini Telkomsel dimiliki oleh pemegang saham PT Telkom 65% dan SingTel 35%. Telkomsel merupakan operator telekomunikasi selular terkemuka di Indonesia yang kini dipercaya melayani lebih dari 86 juta pelanggan atau sekitar 50 persen dari seluruh pengguna ponsel di Indonesia. Dan memiliki 132 BTS Go Green. (jum)

sumber : tribun-timur.com



No Responses Yet to “Telkomsel Pelopori Teknologi BTS Ramah Lingungan di Asia”

  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: